Showing posts with label Alat dan Bahan. Show all posts
Showing posts with label Alat dan Bahan. Show all posts

Wednesday, July 22, 2015

Mengenal Jenis Rakel Sablon dan Fungsinya




Setiap sabloner khususnya yang baru belajar sablon manual harus tahu dan mengenal bahan, jenis dan fungsi peralatan sablon seperti rakel, screen, tinta dan lainnya. Sebelumnya saya sudah mengenalkan jenis dan ukuran screen sablon maka pada kesempatan kali ini saya akan mengenalkan jenis rakel sablon dan fungsinya supaya tidak ada kesalahan memilih rakel ketika akan menyablon nantinya. Rakel umumnya terbuat dari karet yang fungsinya untuk menyapu atau memindahkan tinta yang ada di screen supaya turun ke media sablon.

Dilihat dari bentuk ujungnya rakel memiliki beberapa jenis, mungkin ada yang bertanya, mengapa ujung rakel dibuat berbeda-beda? Apakah ada perbedaan fungsi dan kegunaannya? Tentu saja, ujung rakel dibuat berbeda karena tiap jenis rakel sablon memiliki fungsi yang berbeda pula yaitu untuk mengatur seberapa banyak dan seberapa tebal tinta yang akan dipindahkan dari screen ke media sablon. Jadi penggunaan rakel harus disesuaikan dengan jenis atau ukuran screen sablon dan tinta yang akan digunakan.

Mengenal Jenis Rakel Sablon dan Fungsinya


Nah, untuk mengenal lebih dekat jenis rakel sabon dan fungsinya, silakan lihat ilustrasi dibawah ini :


Perhatikan ujung tiap rakel!!!

Dari ilustrasi diatas teman-teman bisa melihat ujung rakel memiliki bentuk yang berbeda-beda, ada yang lancip, tumpul, bulat dan lain-lain. Nah dibawah ini saya akan mencoba menyampaikan fungsi dari tiap jenis rakel sablon sesuai ilustrasi di atas.

A. Rakel Lancip

Jenis rakel sablon lancip memiliki dua sisi miring yang simetris dengan ujung rakel yang lancip dan kelihatan tajam. Rakel jenis ini digunakan untuk menyapu atau menggesut tinta di bahan tekstil dan biasanya digunakan untuk menghasilkan detail gambar, seperti menyablon foto orang dengan format raster. Ujung rakel ini dibuat lancip supaya tinta yang digesut bisa masuk dengan banyak dan tipis. Screen sablon yang biasa menggunakan rakel lancip adalah screen T24, T32, T36, T40, T48, T54, T61, T77, dan T90.

B. Rakel Lancip dengan ujung datar

Jenis rakel ini bentuknya seperti rakel lancip tapi ujungnya datar alias tidak runcing, sehingga dapat menyalurkan tinta lebih banyak. Rakel jenis ini biasanya digunakan untuk menyablon keramik dan kain parasit namun tidak menutup kemungkinan digunakan di bahan teksil yang lain. Mengingat tinta yang dihasilkan sangat banyak maka rakel ini cocok digunakan untuk mendapatkan hasil sablonan yang tebal alias nge-blok. Screen yang umum dipakai adalah screen T24 - T48.

C. Rakel Kotak

Jenis rakel sablon kotak bentuknya datar dengan kedua sudut lancip 90 derajat persis seperti balok. Biasanya digunakan untuk menyablon diatas media kertas dengan tekstur kasar, atau juga bisa digunakan dibahan tekstil dan lainnya seperti plastik, panel listrik dsb yang membutuhkan hasil sablonan yang tajam. Tinta yang biasa disapu dengan rakel ini adalah jenis tinta solvent. Adapun jenis screen sablon yang cocok adalah T61, T77,T90, T100,T120,T150. 

D. Rakel Bulat

Jenis rakel sablon bulan mempunyai ujung bulat dan mampu menyapu tinta dalam jumlah yang cukup banyak dan tebal. Biasa digunakan untuk menyablon tinta yang berwarna menyala dan kontras, misalnya warna rambu-rambu jalan

E. Rakel Miring

Jenis rakel sablon miring mempunyai satu permukaan yang miring dengan ujung yang lancip. Tinta yang disapu atau dipindahkan dari screen ke media sablon dengan rakel ini biasanya sangat sedikit sehingga sangat cocok digunakan untuk menyablon plastic. Biasanya digunakan untuk mesin sablon karena menyapu dengan 1 arah saja makanya dibuatlah lancip 1 sisi, sedangkan hasil sablonannya tidak jauh beda dengan hasil sablonan menggunakan rakel lancip biasa.

F. Rakel Tumpul

Jenis rakel sablon tumpul bentuknya hampir sama dengan rakel kotak hanya saja kedua sudutnya tumpul (bisa dilihat di gambar). Rakel ini mampu menyapu tinta dalam jumlah yang cukup banyak sehingga baik digunakan untuk bahan kaos, handuk dan selimut

Semoga sedikit informasi tentang jenis rakel sablon dan fungsinya diatas bisa membantu teman-teman yang baru mulai belajar sablon manual. Seperti biasa, kalau ada pertanyaan jangan sungkan meniggalkan komentar dibawah ini.











Mengenal Jenis dan Ukuran Screen Sablon Manual

Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba menerangkan sedikit tentang jenis dan ukuran screen sablon manual, sebagai sabloner pengetahuan tentang jenis dan ukuran screen sangat penting karena berkaitan langsung dengan aktifitas penyablonan. Beda media sablon dan tinta yang digunakan maka beda pula jenis dan ukuran screen sablon yang digunakan, kalau salah pilih tentu hasil sablon tidak akan maksimal seperti yang kita inginkan.


ukuran screen sablon manualSetiap screen sablon memiliki jenis, ukuran dan fungsi yang berbeda-beda. Ukuran screen sablon biasanya ditandai dengan nomor dan kode tertentu seperti T (tick) atau M (mesh). Di Indonesia sendiri kode yang sering digunakan adalah T (tick) sedangkan M (mesh) biasanya digunakan di Negara eropa. Sedangkan nomor yang tertera sebelum atau sesudah kode menunjukkan jumlah helai kain atau benang yang yang dijahit setiap 1 cm, misalkan screen yang ukurannya 48T atau T48 berarti memiliki 48 benang disetiap 1 cm. Semakin besar nomornya berarti semakin rapat dan kecil pori-pori screen. Besar kecilnya pori-pori inilah yang akan menentukan berapa banyak tinta yang akan di transfer ke media sablon, makin besar pori-porinya makin banyak dan makin tebal tinta yang akan di transfer ke media sablon



Untuk lebih jelasnya berikut saya buatkan daftar jenis dan ukuran screen sablon manual dan fungsinya supaya teman-teman yang baru belajar sablon lebih mudah dalam mempelajarinya :

Ukuran screen sablon berdasarkan media sablon yang digunakan

  1. Screen 200T, Digunakan untuk mencetak sablon pada media plastik menggunakan teknik raster.
  2. Screen 180T, Merupakan screen yang baik digunakan untuk mencetak sablon pada plastik atau media yang bertekstur halus.
  3. Screen 165 T, Merupakan screen dengan pori – pori halus. Cocok digunakan untuk menyablon logam, kaca, atau plastik.
  4. Screen 150T, Biasanya digunakan untuk membuat sablon kertas dan stiker.
  5. Screen 120T, Cocok digunakan untuk menyablon kayu, kulit, karton, atau seng.
  6. Screen 90T, Merupakan screen yang biasanya digunakan untuk menyablon kain tekstik yang memiliki tekstur halus. Contohnya kain satin atau sutera.
  7. Screen 77T, Biasanya digunakan untuk menyablon spanduk. Anda juga dapat menggunakan screen ini untuk menyablon kaos yang menggunakan desain kecil atau raster.
  8. Screen 62T, Screen ini menggunakan kain saring yang lubang porinya cukup besar, sehingga baik digunakan untuk menyablon kaos. Bisa juga digunakan untuk sablon dengan teknik foaming, sablon lem stiker, atau sablon yang bertujuan mendapatkan ketebalan tertentu.
  9. Screen 55T – 48T, Screen ini memiliki lubang pori yang besar dan tekstrurnya kasar sehingga dipilih untuk digunakan menyablon media selimut, karung, handuk, atau karpet karena mampu menyalurkan tinta dengan banyak dan tebal.

Ukuran screen sablon berdasarkan tinta yang digunakan

  • Screen T24 – T36 biasanya digunakan untuk variasi tinta dengan Glitter, bubuk gold, reflektif, Crack print
  • Screen T24 - T40 digunakan untuk tinta yang High density (sablon tebal)
  • Screen T36 – T54 biasanya mengunakan Foaming, Burn Out
  • Screen T36 - T61 untuk jenis tinta Rubber dan Binder metallic
  • Screen T36 – T90 untuk Flat Rubber
  • Screen T54 - T61 untuk variasi tinta dengan lem Flock, Lem Foil, Lem Heat Transfer
  • Screen T61- T120 untuk jenis sablon Raster, Photo print, Extender, Discharge, Solvent based

Nah, dari daftar jenis dan ukuran screen sablon di atas saya yakin teman-teman tidak akan bingung lagi menentukan screen mana yang akan digunakan untuk menyablon karena sudah tahu fungsi masing-masing screen. Oh ya hampir lupa, ketika anda membeli sebuah screen yang sudah dibingkai (bukan lembaran), periksa dulu apakah bingkainya rata apa tidak, kalau bingkai screen tidak rata maka sablonan tidak akan berhasil. Kalau ada yang masih bingung jangan sungkan tinggalkan pesan di kolom komentar dibawah ini.